Back to Kompasiana
Artikel

Transportasi

Abil Gafar

Ingin msk dlm sabda Rasulullah SAW: Sebaik kalian adlh orng yg paling byk bermanfaat bagi selengkapnya

Kecewa Pelayanan Buruk PO Dewi Sri

OPINI | 11 August 2013 | 15:11 Dibaca: 944   Komentar: 0   0

1. Tanggal 10 Agustus 2013, kami berangkat dari Pool Dewi sri di Desa Kalikangkung dengan tarif Rp 125.000,- Bus No B 7790 IS, ketika berangkat penumpang ekonomi digabungkan ke Bus yang kami tumpangi, pada waktu itu jam 20.20 WIB
2. Rupanya Bus tesebut menuju ke Terminal di dalam kota menjemput beberapa penumpang dan melanjutkan ke Terminal Tegal, ternyata ditempat ini kami dan penumpang lainnya di oper ke bus yang lain, karena kami akan menuju Pasar Rebo Jakarta Timur, maka kondektur mengarahkan ke Bus ber Nopol G xxxx BE, yang ternyata Bus Pemalang-Kebayoran Lama, dijanjikan kami akan keluar di Rambutan dan Pasar Rebo Jakarta Timur, tiket awal Bus AC diganti dengan tiket No 366430 dan 366431 Bus Patas Ekonomi tertulis Jakarta-Purwokerto
3. Di tempat perberhentian di Pool Indramayu, kami kembali diminta untuk pindah Bus yang ternyata tempat operan Bus nya sudah penuh, ditawarkan oleh pegawai Pool bisa berangkat tapi tempat penuh dan kami harus berdiri, kami jelas tidak mau, beberapa kali kondektur bekomunikasi dengan kondektur lainnya, namun Bus penuh, kami diajak putar-putar Pool, dengan arah Bus yang tidak jelas, pada saat itu kami benar-benar SANGAT KECEWA PELAYANAN BUS DEWI SRI, SANGAT TIDAK PROFESIONAL, sangat beda pelayanan dengan Bus lainnya.
4. Akhirnya kami diminta naik ke Bus Pemalang-Jakarta (ini sudah tiga kali kami di oper) dengan tempat duduk yang seadanya, sehingga dirasakan tidak Nyaman.
5. Sempat kami berucap. kejadian ini akan kami adukan ke Manajeman, namun Kondektur menantang pengaduan ini, kami melihat bahwa Kondektur yang diharapkan sebagai traveler leader tidak bisa menjalankan pelayanan yang baik, malah kami mengganggap tidak memahami SOP pelayanan.
6. Harap kejadian menjadi perhatian dan tindak lanjut Manajemen Bus Dewi Sri dan agar tidak terulang hal yang serupa.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: