Back to Kompasiana
Artikel

Transportasi

Agus Santoso

Freedom and egaliter

WIFI berjalan

REP | 30 March 2013 | 02:10 Dibaca: 113   Komentar: 0   1

Informasi merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia. Terkebih diera informasi digital saat ini kebutuhan itu menuntut kemudahan kita untuk mengaksesnya tanpa terkendala waktu dan tempat. Saya yang hidup dibelahan Timur seberang pulau Jawa merasakan akses informasi kadangkala mengalami hambatan. Mulai dari ketiadaan signal, lalu lintas informasi yang padat menyebabkan lemotnya jaringan belum lagi kalau kebagian giliran mati lampu, lengkap sudah kehausan informasi saya.
Seringkali saya bepergian ke jawa dengan menggunakan pesawat. Bukan mau sombong karena sekarang hampir merata orang-orang Indonesia bepergian dengan naik pesawat. Namun konteks yang ingin saya sampaikan disini adalah kemajuan layanan kepada konsumen dari pihak bandara yaitu dengan menyediakan layanan wifi di ruang tunggu, seperti di bandara Juanda dan Cengkareng. Bahkan sebelum ke bandara saya menggunakan kapal fery untuk menyeberang dari pulau saya ke propinsi. Di kapal fery pun saya dapat mengakses internet dengan fasilitas wifi, lumayan melepas jenuh 2 jam perjalanan diatas kapal.
Ada yang menarik pada hari Jumat 29 maret 2013 ini saya hendak bepergian dari Surabaya ke Magelang. Untuk kenyamanan saya naik bis Patas. Saya liat di jendela bis terpampang tulisan “WIFI”, setengah gembira. Dan setengah gembira lagi bertambah jadi genap gembiranya karena setelah duduk dan coba fasilitas wifinya ternyata berfungsi. Bukan apa-apa seringkali tulisan yang terpampang di fasilitas umum tidak sesuai dengan kenyataan. Entah baru kali ini saya yang merasakan, karena ketika di terminal ternyata ada bis yang berbeda perusahaan juga tercantum di jendela stiker free wifi. Saya menilai satu kemajuan layanan dari moda transportasi kita. Namun alangkah baiknya kalo bis-bis luar kota yang kelas ekonomi juga disediakan fasilitas yang sama.
Mudahkan rakyat untuk mengakses informasi ditempat-tempat publik. Sepanjang perjalanan itu saya bisa nelayani tiket kepada pelanggan dengan fasilitas wifi dari bis yang saya naiki. Bahkan tulisan ini saya buat disepanjang perjalanan bis ini dari Surabaya ke Magelag.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 11 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 12 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 14 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 12 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 12 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 12 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 13 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: