Transportasi

Sri Rahardjo

Jadikan Teman

  |  

Kirim Pesan

LETS'S MAKE IT HAPPEN

Kemacetan

OPINI | 11 January 2013 | 17:51 Dibaca: 196   0

Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya Jakarta  dan Bangkok.

Mungkin bagi kita yang tinggal dikota besar seperti jakarta,kemacetan bukanlah hal yang aneh lagi  karena baik pagi siang bahkan menjelang malampun kemacetan selalu terjaddi dimana – mana. Hampir semua jalan diJakarta mengsalami kemacetan yang cukup membuat kita menjadi stres dan kesal akibat kemacetan yang selalu terjadi di jakarta.

Banyak sekali penyebab yang membuat jalan raya di kota jakrta mengalami kemacetan antara lain kapasitas kendaraan yang kian bertambah pesat  , namun tidak diimbangi dengan penambahan jalan yang signifikan dengan kapasitas kendaraan dijalan raya. Selain itu pasar Tumpah dan ketidaktertiban para pengendara baik angkot maupun kendaraan pribadi juga menimbulkan dampak yang besar dalam terjadinya kemacetan di Ibu Kota Jakarta.

Sudah beberapa cara yang ditempuh Pemerintah DKI Jakarta dalam mengatasi kemacetan yang makin hari makin parah terjadi dikota Jakarta, antara lain pembangunan Transportasi Busway dan menjalankan three in one di jalan Protokol. Sepertinya cara tersebut masih belum dapat mengurangi kemacetan,khususnya pambanguna jalur busway yang malah menimbulkan makin macatnya kota jakarta karena jalan yang digunakan oleh busway tidak dibarengi dengan pelebaran jalan yang mengakibatkan semakin menyempitnya jalan yang dilalui jalur busway.

Sebagai ibukota negara Indonesia, Jakarta menjadi tempat dimana para penduduk yang bertempat tinggal didaerah – daerah hijrah ke Jakarta untuk mengadu nasib dan bekerja di jakarta , bahkan mereka yang tidak memiliki ijazahpun banyak yang mencari pekerjaan dijakarta, hal ini juga menyumbang dampak yang besar bagi kemacetan diJakarta karena semakin menyempitnya pula pemukiman yang makin padat tanpa diimbangi dengan pembangunan yang tidak merata.

Sebagai Sebuah negara yang berkembang dengan jumlah penduduk yang semakin banyak namun tidak diimbangi dengan pebangunan yang  merata maka akan berdampak besar akan makin parahnya kemacetan yang terjadi dijakarta ini.Seharusnya kita dapat menconton system tata kota di  Negara – Negara berkembang lainya seperti Amerika Serikat,walaupun  dengan jumlah penduduk yang banyak banyak tidak akan berdampak pada kemacetan yang sering sekali terjadi di Jakarta.

Untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di jakarta, ada banyak cara dan metode yang harus dilakukan antara lain dengan peremajaan kendaraan yang telah tidak layak pakai lagi dan telah habis masa beroperasinya,selain itu juga pemerintah harus menertibkan  pasar yang berjualan dipinggir jalan karena dapat menimbulkan kemacetan. Intinya untuk mengurangi kemacetan yang terjadi dijakarta perlu keterlibatan dari semua pihak baik pengendara , dinas Transportasi dan masyarakatpun harus ambil bagian demi ketertiban dan kenyamanan berkendara di jakarta. Semoga untuk kedepanya Kota Jakarta  dapat menerapkan metode transportasi yang baik agar tidak ada lagi kemacetan dan tata kotanya dapat lebih tertata dengan baik.

Tags: Array

Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Kanal ini hanya menampung kritikan, masukan dan gagasan untuk
Jakarta Lebih Baik.
Tulis opini dan beritamu
untuk Jakarta