Back to Kompasiana
Artikel

Sosial Budaya

Boston Girsang

Simple & Sederhana

Harapan untuk Indonesiaku

OPINI | 13 July 2013 | 22:32 Dibaca: 85   Komentar: 0   1

Korupsi Kolusi Nepotismen dan Kejahatan Koorporasi Telah Melilit Di Seantero Negeri ini Mulai Dari Tingkat Desa Sampai Penyelenggara Negara Bahkan Masyarakat Kecil Sekalipun Sudah Tak Luput Lagi dari Cengkraman Nya Akhir Akhir Ini Kita Miris Mendengar dan Bahkan Menyaksikan sendiri Semua Pemberitaan Di Media Tv dan Media Cetak Nasional Dan Internasional .
Di Jaman Repormasi Yang Kita Agung Agungkan Sekarang ini Pun Sarat dengan Semua Kepentingan tYang Menghalalkan Segala Cara Dalam Menggolkan Sebuah Pekerjaan Dan Proyek Besar Dengan Menggunakan Anggaran Belanja Negara Apa Boleh Buat Kita Hanya Masyarakat Biasa Yang Hanya Dapat Menuangkan Kegundahan Hati Atas Apa Yang Dihadapi Negara kita ini Yang Kita Banggakan.
Di Pertengahan 2013 ini Kita Dikejutkan Lagi Dengan Kenaikan BBM yang Semakin Memberatkan Masyarakat Kelas Menengah Kebawah Tanpa Mampu Berbuat Apa apa Dan Harus Menelan Bulat Pil Pahit ini Sebagai Pengorbanan Dan Perjuangan Rakyat Indonesia Kalau Dulu Kita Di Jajah Dengan Senjata Di Jaman Modern ini Kita di Jajah Oleh Kapitalis dan Perang Ekonomi.
Keputusan Telah Dibuat Gong Sudah Di Tabuh Masyarakat Hanya Mampu Menjerit Singkat Cerita Dengan Kenaikan BBM Pemerintah Menyalurkan Bantuan Langsung ( BLSM ) Yang Nota Bene Hanya Memanjakan Masyarakat dalam Kurun Waktu Yang Singkat Keputusan Itu Pun harus Kita Terima Dan Ternyata Di Masyarakat Banyak BLSM Salah sasaran Di Karenakan Pendataan Yang Kurang Akurat Dari Pemerintahan Desa Setempat Komplit Memang Persoalan Persoalan Yang Kita Hadapi Sekali Lagi Apa Boleh Buat Kita Hanya Masyarakat Biasa Yang Hanya Bisa Membisu Atas Semua Kebijakan Pemerintah Indonesia.
Semua Cerita Singkat Ini Hanya Secuil Permasalahan Di Negeri Ini Tapi Kita Harus Bangkit Dan Percaya Indonesia Pasti Bisa Bangkit.
Bangkit MORAL nya Bangkit NURANINYA bangkita NASIONALISME nya Bangkit
Kecintaan nya Akan Negeri ini .
Saya Percaya Indonesia Akan Masuk Ke 5 Negara Besar Perekonomian nya Di dunia Karena Kita Mempunyai SDA dan SDM yang Sudah Lebih Profesional Buat Penyelenggara Negara dari Tingkat RT Sampai Pejabat Layanilah Masyarakat Dengan Baik Karena Anda Berada Di situ Sebagai Pelayan Bukan Untuk Di Layani Bekerjalah Dengan Hati Niscaya hal hal yang Saya Tulis Di Atas Tdk Akan Terjadi.
Tulisan Ini Hanya Sebuah Uneg Uneg Atau CeritaDari Masyarakat Bawah Yang mengharapkan Sebuah Perubahan Yang Dimulai Dari Diri Sendiri.
Tahun 2014 Sudah Dekat Pesta Demokrasi Akan Kita Laksanakan Mari Bangsa Indonesia Pilihlah Pemimpinmu Dengan Bijak Dan Jangan Pernah Lagi Mau Tergiur Dengan Janji
Janji Palsu Karena Pesta Demokrasi Mengeluarkan Banyak Dana Negara Jadi Tentukan Hak Pilih Anda Jadilah Warga Negara Yang Baik Gunakan Hak Pilih Anda Golput Hanya Memperlambat Sistem Dan Proses Pencarian Pemimpin Masa Depan
Jaya Indonesiaku………….
Dari Sabang Sampai Merauke.
Harapan Baru Menyongsong Indonesia 2020
Salam Khatulistiwa.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: