Back to Kompasiana
Artikel

Sosial Budaya

Waldi Rahmatullah, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

REP | 04 May 2013 | 23:36 Dibaca: 129   Komentar: 0   0

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Manusia dan Tanggung Jawab

1367685502514374348

,,

Mungkin judul ini sudah tidak asing bagi kita. Banyak pahlawan di negara kita ini. Dari pahlawan-pahlawan terdahulu yang rela merelakan jiwa dan raganya demi Indonesia. Orang tua kita yang merawat kita sampai bisa seperti ini. Bahkan TKW pun bisa di katagorikan dalam palawan, yaitu pahlawan devisa bagi Indonesia. Selain itu juga ada seorang guru yang rela mengajari kita dari tidak bisa menjadi bisa.

Pak Waldi Rahmatullah namanya. Dia adalah seorang guru yang mengajar pelajaran Geografi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta. “menjadi guru adalah suatu tanggung jawab saya untuk memajukan kecerdasan bagi anak bangsa” itulah yang pertama kali di ucapkan Pak Waldi saat ditanyai kenapa memilih menjadi guru?.

Walaupun memang benar, bagi seorang guru yang sudah menjadi PNS itu penghasilannya lumayan tinggi, tapi guru yang satu ini bekerja bukan karena penghasilan. “penghasilan sih bukan tujuan utama saya, selain berbagi ilmu saya juga bisa belajar dari mereka. Dan saya juga merasa muda lagi hehe”.

Pak Waldi ini bertempat tinggal di Tangerang. Ia rela pulang pergi Tangerang-Jakarta hanya ingin meaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang guru.

Itulah yang di maksud sebagai pahawan-pahlawan Indonesia. Dan masih banyak lagi pahlawan-pahlawan di Indonesia ini yang berjasa bagi negara kita tercinta.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Peringatan HUT PGRI di Kota Ambon …

Shulhan Rumaru | | 26 November 2014 | 15:04

Bedanya 2 Orang Terkaya Indonesia vs China …

Ilyani Sudardjat | | 26 November 2014 | 10:40

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Minum Air Lemon di Pagi Hari dan Manfaatnya …

Gitanyali Ratitia | | 26 November 2014 | 01:38

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 4 jam lalu

Teror Putih Pemecah Partai Politik …

Andi Taufan Tiro | 5 jam lalu

Pak JK Kerja Saja, Jangan Ikutan Main di …

Hanny Setiawan | 6 jam lalu

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 11 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

“Tamatan Malaysia” Rata-rata Sakit Jiwa …

Pietro Netti | 7 jam lalu

“Operasi Intelejen” Berhasil …

Opa Jappy | 7 jam lalu

Kesenjangan Antara Gaji Guru Honerer dan PNS …

Ufqil Mubin | 7 jam lalu

Menciptakan Kebajikan …

Daniel Suchamda | 7 jam lalu

Ketika Dipegang Tutut, TPI Tak Menarik Bagi …

Yona Listiana | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: