Back to Kompasiana
Artikel

Sosial Budaya

Waldi Rahmatullah, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

REP | 04 May 2013 | 23:36 Dibaca: 126   Komentar: 0   0

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Manusia dan Tanggung Jawab

1367685502514374348

,,

Mungkin judul ini sudah tidak asing bagi kita. Banyak pahlawan di negara kita ini. Dari pahlawan-pahlawan terdahulu yang rela merelakan jiwa dan raganya demi Indonesia. Orang tua kita yang merawat kita sampai bisa seperti ini. Bahkan TKW pun bisa di katagorikan dalam palawan, yaitu pahlawan devisa bagi Indonesia. Selain itu juga ada seorang guru yang rela mengajari kita dari tidak bisa menjadi bisa.

Pak Waldi Rahmatullah namanya. Dia adalah seorang guru yang mengajar pelajaran Geografi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta. “menjadi guru adalah suatu tanggung jawab saya untuk memajukan kecerdasan bagi anak bangsa” itulah yang pertama kali di ucapkan Pak Waldi saat ditanyai kenapa memilih menjadi guru?.

Walaupun memang benar, bagi seorang guru yang sudah menjadi PNS itu penghasilannya lumayan tinggi, tapi guru yang satu ini bekerja bukan karena penghasilan. “penghasilan sih bukan tujuan utama saya, selain berbagi ilmu saya juga bisa belajar dari mereka. Dan saya juga merasa muda lagi hehe”.

Pak Waldi ini bertempat tinggal di Tangerang. Ia rela pulang pergi Tangerang-Jakarta hanya ingin meaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang guru.

Itulah yang di maksud sebagai pahawan-pahlawan Indonesia. Dan masih banyak lagi pahlawan-pahlawan di Indonesia ini yang berjasa bagi negara kita tercinta.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 11 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 18 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 19 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 19 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 20 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: