Back to Kompasiana
Artikel

Sosial Budaya

Adi Nurmesa

Ingin menjadi yang terbaik diantara yang terbaik

Perbandingan Mendasar Antara Indonesia dan Jepang

OPINI | 20 April 2013 | 19:51 Dibaca: 675   Komentar: 0   0

Kedua negara ini memang memiliki banyak perbedaan, ya memang setiap negara memang miliki perbedaan namun saya akan mendeskripsikan perbedaan mendasar dan paling mencolok dari kedua negara ini.
Indonesia yang memiliki SDA yg berlimpah harus diakui belum bisa mengelola SDA tersebut tanpa bantuan negara lain sebagai contoh kekayaan bumi papua yang dikruk habis oleh PT freeport milik USA. Ironi padahal jikalau bisa dikembangkan Indonesia bisa mensejahterahkan rakyat papua bahkan Indonesia.

Jepang yang merupakan negara miskin SDA namun dapat maju dengan teknologi teknologinya yg menguasai dunia, sebut saja produk sepeda motor mobil handphone dan barang barang elektronik. Negara ini miskin akan SDA namun memiliki banyak SDM yang hadal dan mampu bersaing di dunia global

Indonesia yang merupakan negara yang memiliki banyak budaya seakan kehilangan budayanya akibat kostum daro budaya barat negara ini seakan tak mau mnghargai budaya nenek moyang yang sangat baik, dulu indonesia dikebal dgn keramah tamahan masyarakatnya namun itu sekarang luntur akibat kostum dari budaya barat

Jepang negara ini seakan tak pernah melupakan budaya nenek moyang mereka ataupun budaya kerajaan edo mereka tetap bertahan dgn gempuran budaya barat mereka tahu budaya merekalah yg paling baik daripada budaya barat,dan budaya itulah yang menarik banyak orang untuk “belajar menjadi orang jepang” bahkan dari budaya yang baik inilah mereka dikenal sebagai negara yang ulet dan tak kenal lelah membangun dan mmpertahnkan budayanya.

Indonesia mempunyai banyak tempat pariwisata sebutsaja bali lombok dan lain sebagainya namun ketika wisatawan luar ke indonesia mereka hanya tahu tempat tempat yg terkenalnya saja padahal indonesi mempunyai banyak spot spot pariwisata yang bisa mensejahterahkan rakyat disekitar tempat pariwisata namun sayang pemerintah seakan tutup mata akan potensi itu
Jepang negara ini seakan tahu benar demam Japan Culture telah menghatui dunia mereka sangat menata rapi spot spot pariwisatanya demi devisa dan pemasukan negara mereka sangat cedas mengelola pariwisata mereka, sehingga dapt mensejahterahkan masyarakat sekitar.

Indonesia Tak Perlu Menjadi Jepang

Kita Harus Maju Dengan Potensi yang Ada Dengan Bercermin di Negara Kecil di Asia Timur yang Bernama Jepang

Adi Nurmesa

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | | 23 November 2014 | 12:04

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Inilah 3 Pemenang Blog Movement “Aksi …

Kompasiana | | 22 November 2014 | 10:12


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 11 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 19 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 21 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


Subscribe and Follow Kompasiana: