Back to Kompasiana
Artikel

Sosial Budaya

Tiara Andita

I'm Studying at Gunadarma University, Economy Faculting, Accounting :)

Bagaimana Perkembangan Wawasan Nusantara di Indonesia?

OPINI | 01 April 2013 | 03:29 Dibaca: 1118   Komentar: 0   0

Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.  Dengan mengenal wawasan nusantara ini, kita dapat lebih mengetahui tentang cara pandang bangsa indonesia, dalam mengenal diri mereka sendiri dan keseluruhan bentuk serta letak geografis negara Indonesia berdasarkan kepada salah satu sumber yang dinamakan Pancasila.

Wawasan nusantara ini dalam Pancasila, juga terdapat nilai-nilai yang mendasari terciptanya pengembangan wawasan nusantara, diantaranya :

1. Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing. Seperti yang kita tahu bahwa Hak Asasi Manusia merupakan hak manusia sejak lahir. Jadi manusia itu bebas menentukan sendiri kehidupannya, seperti : menjalakan ibadah sesuai dengan agama masing-masing yang mereka anut.

2. Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan. Hidup di Dunia ini memang kita sebagai bangsa Indonesia mempunyai banyak kepentingan, namun alangkah lebih baiknya jika kita mendahulukan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi, karena kita sebagai makhluk ekonomi yang selalu membutuhkan bantuan orang lain. Salah satu contohnya dengan hidup bermasyarakat guna mengembangkan wawasan nusantara di Indonesia.

3. Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Musyawarah untuk mufakat, kalian pasti sudah sering mendengar kalimat tersebut. Musyawarah memang salah satu jalan yang paling dapat dipercaya dalam mengambil sebuah keputusan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kecurangan atau kesalahpahaman terhadap keputusan yang diambil.

Selain itu, wawasan nusantara juga mempunyai beberapa aspek yang sangat penting, diantaranya: aspek kewilayahan nusantara, aspek sosial budaya dan aspek sejarah. Ketiga aspek tersebut sangat berpengaruh terhadap wawasan nusantara yang ada di Indonesia sampai sekarang. Namun cara pandang seseorang jugalah yang sangat berperan dalam mengembangkan wawasan nasional di Indonesia. Mereka harus lebih mengenal tentang kebudayaan dan segala macam yang ada di negaranya sendiri.

Dalam pelaksanaanya, wawasan nusantara juga mempunyai hakikat. Hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan nusantara, dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Hal tersebut berarti bahwa setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berpikir, bersikap, dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Seperti yang disebutkan diatas dengan nilai yang ke 2, kita harus mengutamakan kepentingan bersama dalam mewujudkannya.

Tidak lupa, wawasan nusantara juga mempunyai beberapa tujuan dan fungsi yang sangat penting untuk dipahami. Fungsinya adalah 1. konsepsi ketahanan nasional. Yang dimaksudkan disini adalah wawasan nusantara dapat dijadikan konsep dalam menjaga pertahanan nasional, wilayah serta pembangunan nasional. 2. Wawasan pembangunan, 3. Wawasan pertahanan dan keamanan negara, 4. Wawasan kewilayahan. Dan tujuannya adalah terbagi menjadi dua, yakni : Tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945 dan Tujuan kedalam yaitu dengan mewujudkan segala aspek yang berkaitan dengan pengembangan wawasan nusantara baik untuk kehidupan alamiah maupun untuk kehidupan sosial.

Pengembangan dalam wawasan nusantara ini dilakukan agar bangsa Indonesia dapat selalu berpikir positif terhadap negaranya. Karena itu semua untuk membangkitkan serta mewujudkan wawasan nusantara yang dapat diaplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari. Cara pandang yang positif inilah yang sangat dibutuhkan Indonesia dalam membangun negaranya menjadi negara yang sangat baik. Dengan mengenal lebih dalam bagaimana keadaan negara Indonesia, masyarakat diharapkan dapat mengapresiasikannya  ke dalam kehidupannya.

Demikian itulah yang dapat saya jelaskan mengenai wawasan nusantara. Walaupun masih banyak masyarakat yang masih terlalu awam terhadap negaranya sendiri, tapi dengan membaca artikel diatas, sangat diharapkan masyarakat mampu mewujudkan negara Indonesia menjadi lebih baik berdasarkan Pancasila. Sebenarnya, masih banyak hal yang dapat menggambarkan tentang wawasan nusantara ini, tetapi yang terpenting ingat selalu dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika “Walaupun Berbeda-beda Tetapi Tetap Satu”.

Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Wawasan_Nusantara

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tarian Malinau yang Eksotis Memukau Ribuan …

Tjiptadinata Effend... | | 24 November 2014 | 11:47

Ini Sumber Dana Rp 700 T untuk Membeli Mimpi …

Eddy Mesakh | | 24 November 2014 | 09:46

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Nyicipi Rujak Uleg sampai Coklat Hungary di …

Mas Lahab | | 24 November 2014 | 16:16

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 6 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 7 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 10 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips Mendapat Gelar Master Tepat Waktu …

Gunawan | 8 jam lalu

Siapa Berhak atas TPI? …

Setiasih Rita | 9 jam lalu

Otak dan Memori: Apakah Kita ini Sama dengan …

Vilya Lakstian | 9 jam lalu

Puisi “Malam” …

Gatra Maulana | 9 jam lalu

Parade Foto Kompasianival Berbicara …

Pebriano Bagindo | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: