Back to Kompasiana
Artikel

Sosial Budaya

Tom Artandi

Andai bisa menulis yang bermanfaat itu lebih bernilai.

Lelang, Lelang, Siapa Berani Jadi Lurah?

OPINI | 06 February 2013 | 11:42 Dibaca: 143   Komentar: 14   7

Lelang biasanya identik  dengan barang. Tujuannya untuk mendapatkan harga setinggi-tingginya. Tetapi ada juga untuk mempromosikan suatu produk maka dilelang satu atau dua barang dengan harga murah. Sebenarnya itu sih namanya bukan lelang, hanya akal-akalan saja untuk menarik minat pembeli. Maka dibuatlah acara lelang-lelangan tersebut, seperti yang terjadi pada waktu pameran indocomtech.

Ada juga sale dengan diskon besar-besaran hingga 70% untuk barang tertentu.  Atau dipangkas harga hingga setengahnya untuk barang display. Para konsumen sebenarnya paham bahwa diskon yang sangat besar hingga 70% adalah tak masuk akal. Biasanya diembel-embeli dengan kondisi dan syarat tertentu. Tetapi hal itu memang menggiurkan dan menarik.

Mungkin karena latah mengikuti luar negeri atau apa, banyak orang yang mampu berbondong-bondong untuk mengantre dari subuh atau bahkan dini hari hanya demi mendapatkan HP dengan potongan setengah harga. Bahkan membeli 100 HP yang sejenis pun sebenarnya mereka mampu. Mirip seperti rakyat miskin antre beras murah. Tetapi beda, yang pertama demi “trend”, yang kedua demi “menyambung hidup”.

Lelang itu ternyata memang sangat menarik. Apa saja bisa dilelang mulai dari rumah, mobil, motor, lukisan, pakaian bekas artis atau orang terkenal, tanda tangan, dan barang-barang yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Kadang ada juga lelang yang menghebohkan, seperti lelang keperawanan melalui internet. Bahkan nilainya mencapai jutaan dolar, sungguh mahal. Tetapi di Jakarta pun ternyata ada lelang yang tak kalah menghebohkannya. Apa itu ? Lelang Lurah dan Camat. Ayo silahkan dipilih dipilih siapa yang berani menawar ?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 5 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 6 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 9 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: