Back to Kompasiana
Artikel

Layanan Publik

Usman

Eman Maman adalah satu dari anak bangsa ini

Kenaikan BBM

OPINI | 16 June 2013 | 10:10 Dibaca: 206   Komentar: 1   0

Kenaikan BBM bagi kami masyarakat kecil memang sangat memberatkan, namun jika itu merupakan kebijakan yang mau tidak mau harus diambil untuk kebaikan bangsa dan negara ini apa mau dikata. Dalam hal ini pemerintah harus tegas, jika memang harus naik naikan saja, jangan tarik ulur. Ini akan membuat rakyat susah, walaupun banyak opini orang yang mengatakan tidak berpengaruh pada kenaikan harga barang dilapangan kenyataannya naik. Keadaan ini juga membuat para spekulan penimbun minyak semakin membabi buta. Sebagai masyarakat awam, kami berpikir, penimbunan BBM oleh para spekulan yang sangat merugikan sepertinya luput dari pengawasan baik oleh pemerintah daerah maupun oleh pihak kepolisian. Ini satu bentuk ketidakpedulian pemerintah daerah dan tidak adanya dukungan terhadap pemerintah pusat dalam kebijakan subsidi BBM. Padahal menurut kami yang orang bodoh ini mustahil tindak tanduk para spekulan ini tidak diketahui oleh aparat, karena disetiap SPBU ditempatkan beberapa orang anggota polisi. Dan para spekulan ini melakukan aksinya secara terang terangan.  Keadaan ini terjadi seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Sungguh sangat disayangkan, Pemerintah daerah dan pihak kepolisian sengaja tutup mata, dan ini membuat masyarakat berprasangka bahwa ada oknum pemerintah daerah dan kepolisian yang diuntungkan dengan keadaan ini. SPBU yang ada di Kabupaten Ketapang benar - benar dikuasai spekulan penimbun BBM mulai dengan mengantri dengan menggunakan motor yang dimodif tangkinya hingga muat 20 liter, pick up, truk besar yang memuat puluhan drum dengan modus penyalur minyak bersubsidi yang mengantongi ijin dari pemerinah daerah. Dan celakanya lagi pihak pengelola SPBU lebih mengutamakan pelayanan terhadap para penimbun BBM ini ketimbang masyarakat pengguna. Seperti keadaan ini juga luput dari pantauan media cetak, elektronik dan lainnya.

Kami berharap ada pihak berkompeten yang memberikan perhatian serius terhadap keadaan ini. Kami setuju saja jika BBM harus naik, tapi tolong amankan SPBU- SPBU terutama di Kab. Ketapang kalbar ini, tangkap para penimbun BBM berikan sanksi yang sepadan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sangiang, Pulau Memukau yang Mudah Dijangkau …

Hari Akbar Muharam ... | | 24 May 2015 | 01:37

Beras Plastik Siapa Bermain? …

Musni Umar | | 24 May 2015 | 07:31

Kompasiana Seminar Nasional: Harapan serta …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 15:58

Pahami Screen Time dan Play Time untuk Anak …

Giri Lumakto | | 23 May 2015 | 22:19

Kota Batam Gandeng Yokohama untuk Menjadi …

Isson Khairul | | 23 May 2015 | 20:23


TRENDING ARTICLES

Rekayasa Hadi, Negara Rugi 2 Triliun, KPK …

Imam Kodri | 5 jam lalu

FIFA, Jangan Heran Indonesia Berani Bekukan …

Mafruhin | 14 jam lalu

Menyoroti Pembangunan Rel Kereta Api di …

Johanis Malingkas | 15 jam lalu

Dua Kali Ke Toilet, Saldo Multitrip Dipotong …

Endang Priyono | 17 jam lalu

Air Mata Ema Tumpah di Korem 151 Binaya …

Rusda Leikawa | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: