Back to Kompasiana
Artikel

Layanan Publik

Usman

Eman Maman adalah satu dari anak bangsa ini

Kenaikan BBM

OPINI | 16 June 2013 | 10:10 Dibaca: 202   Komentar: 1   0

Kenaikan BBM bagi kami masyarakat kecil memang sangat memberatkan, namun jika itu merupakan kebijakan yang mau tidak mau harus diambil untuk kebaikan bangsa dan negara ini apa mau dikata. Dalam hal ini pemerintah harus tegas, jika memang harus naik naikan saja, jangan tarik ulur. Ini akan membuat rakyat susah, walaupun banyak opini orang yang mengatakan tidak berpengaruh pada kenaikan harga barang dilapangan kenyataannya naik. Keadaan ini juga membuat para spekulan penimbun minyak semakin membabi buta. Sebagai masyarakat awam, kami berpikir, penimbunan BBM oleh para spekulan yang sangat merugikan sepertinya luput dari pengawasan baik oleh pemerintah daerah maupun oleh pihak kepolisian. Ini satu bentuk ketidakpedulian pemerintah daerah dan tidak adanya dukungan terhadap pemerintah pusat dalam kebijakan subsidi BBM. Padahal menurut kami yang orang bodoh ini mustahil tindak tanduk para spekulan ini tidak diketahui oleh aparat, karena disetiap SPBU ditempatkan beberapa orang anggota polisi. Dan para spekulan ini melakukan aksinya secara terang terangan.  Keadaan ini terjadi seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Sungguh sangat disayangkan, Pemerintah daerah dan pihak kepolisian sengaja tutup mata, dan ini membuat masyarakat berprasangka bahwa ada oknum pemerintah daerah dan kepolisian yang diuntungkan dengan keadaan ini. SPBU yang ada di Kabupaten Ketapang benar - benar dikuasai spekulan penimbun BBM mulai dengan mengantri dengan menggunakan motor yang dimodif tangkinya hingga muat 20 liter, pick up, truk besar yang memuat puluhan drum dengan modus penyalur minyak bersubsidi yang mengantongi ijin dari pemerinah daerah. Dan celakanya lagi pihak pengelola SPBU lebih mengutamakan pelayanan terhadap para penimbun BBM ini ketimbang masyarakat pengguna. Seperti keadaan ini juga luput dari pantauan media cetak, elektronik dan lainnya.

Kami berharap ada pihak berkompeten yang memberikan perhatian serius terhadap keadaan ini. Kami setuju saja jika BBM harus naik, tapi tolong amankan SPBU- SPBU terutama di Kab. Ketapang kalbar ini, tangkap para penimbun BBM berikan sanksi yang sepadan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 9 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 13 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Jokowi Tak Pernah Janji Rampingkan Kabinet …

Felix | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Persembahan untukmu Gus…. …

Puji Anto | 10 jam lalu

Omne Trium Perfectum dan Tri-PAR …

Sam Arnold | 10 jam lalu

Saat R-25 Menjawab Hasrat Pria …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 10 jam lalu

Sombong Kali Kau …

Ian Ninda | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: