Layanan Publik

Dwiki Ananto Yudo

Jadikan Teman

  |  

Kirim Pesan

Mahasiswa Pascasarjana Perbanas 2011

Banjir, PR Besar untuk Gubernur Baru

OPINI | 04 January 2013 | 10:02 Dibaca: 99   0

Musim hujan telah tiba, itu artinya masyarakat harus bersiap untuk menghadapi banjir lagi. Masih teringat di benak kita di tahun 2007, dimana banjir meluluh-lantahkan kehidupan kita. Banyak warga yang tidak bisa melakukan kegiatan rutinnya. Kegiatan perekonomian pun menjadi mati. Banyak warga yang mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Yang punya banyak uang mengungsi ke hotel atau apartemennya, tetapi yang kurang mampu hanya bisa mengungsi ke tenda-tenda pengungsian yang disediakan oleh beberapa LSM dan ormas yang siap membantu para korban bencana banjir.

Pintu hati warga Indonesia, yang terkenal ramah tamah dan suka menolong, kembali diketuk. Di awal tahun 2013 ini kita kembali harus menghadapi banjir lagi. Di media massa sudah mulai bermunculan berita mengenai wilayah di DKI Jakarta yang sudah di landa banjir, diantaranya adalah Lippo Karawaci, Cawang Kompor, dan Taman Mini Indonesia Indah.

Beberapa waktu belakangan ini, beberapa daerah di Indonesia sedang mengikuti Pemilihan Kepala Daerah. Banjir tentu saja menjadi salah satu hal yang akan dijadikan agenda bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mempromosikan diri. Berbagai macam konsep diutarakan oleh masing-masing calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menangani permasalahan banjir. Mulai dari penataan ulang kota, sampai pengalihan pengembangan dari ekonomi ke lingkungan dijadikan solusi untuk menangani permasalahan banjir.

Masih teringat di benak kita, ketika Pemilihan Kepala Daerah di DKI Jakarta yang diikuti oleh 6 pasang calon, dimana hampir semua calon menjanjikan akan dapat mengatasi permasalahan banjir di DKI Jakarta selama masa kepemimpinannya. Kini ketika musibah banjir terjadi lagi di DKI Jakarta, dimana beberapa daerah yang menjadi langganan bencana banjir sudah mulai tergenang, kita akan lihat apa yang akan dilakukan oleh gubernur baru kita tersebut. Dan inilah yang menjadi PR besar saat ini untuk Gubernur DKI Jakarta yang baru.

Di masa kepemimpinannya kini, kita bisa menagih janji-janji manis yang pernah dilontarkannya ketika kampanye Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2012. Namun, kita tidak bisa hanya diam dan menagih janji saja, karena itu bukan solusi untuk mengatasi permasalahan banjir dan itu adalah tugas kita juga sebagai warga yang baik. Kita harus bisa bergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah dengan cara turun langsung ke lapangan atau mengumpulkan dana bantuan dari warga untuk diserahkan kepada korban bencana banjr.

Tags: Array

Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Kanal ini hanya menampung kritikan, masukan dan gagasan untuk
Jakarta Lebih Baik.
Tulis opini dan beritamu
untuk Jakarta